Sponsors Link

10 Cara Berkomunikasi dengan Anak Remaja yang Mudah Diterapkan

Sponsors Link

Dalam menghadapi anak remaja masa sekarang dibutuhkan cara berkomunikasi dengan anak remaja yang paling tepat. Hal ini karena anak remaja umumnya memiliki pemahaman dan dunia sendiri yang berbeda jaman. Sehingga ada kalanya tidak dapat menyesuaikan dengan kesukaan atau perkataan orang tua. Di sini fungsi komunikasi yang efektif diperlukan. Supaya orang tua dapat memahami kebutuhan anak serta dapat menyampaikan keinginan dengan lebih fokus ke sasaran. Oleh sebab itu, jika memiliki anak remaja, ada baiknya untuk mengetahui dengan detail cara berkomunikasi dengan anak remaja yang efektif dan efisien:

ads

1. Menanyakan Pendapat

Sebaiknya selalu tanyakan pendapat anak tentang sesuatu, mulai dari hal yang kecil sampai dengan yang besar. Jika melibatkan anak dalam mengambil keputusan, maka anak tentu akan lebih senang berdiskusi dengan orang tuanya. Sehingga dapat menghindari macam-macam gangguan komunikasi pada anak dengan orang tuanya.

2. Mengikuti Hobi Anak

Tidak ada salahnya menanyakan pentingnya hobi untuk anak dan mencoba hal yang sama dengan kesukaan anak. Asal dalam batas kapasitas orang tua. Misal anak hobi menonton film, ajaklah anak nonton bersama untuk suasana yang lebih harmonis antara orang tua dan anak.

3. Melakukan Dengan Sabar

Hindari efek buruk memarahi anak di muka umum dan berlaku sabar pada anak remaja. Dengan demikian anak juga akan lebih nyaman dalam berkomunikasi dengan orang tuanya.

4. Beri Ruang Bagi Anak

Ketahui batasan yang diperlukan anak, seperti mana daerah privasi anak dan mana yang orang tua berhak untuk tahu. Ini juga merupakan salah satu cara berkomunikasi dengan anak remaja yang efektif. Dengan demikian maka anak tidak membenci orang tua atau bahkan menjadi penyebab anak melawan orang tua.

5. Pendengar Yang Baik

Jadilah pendengar yang baik, karena anak remaja perlu tempat berkeluh kesah. Cukup dengan manfaat mendengarkan keluhan anak, maka anak akan merasa lebih nyaman cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua.

6. Tidak Memaksa

Hindari memaksa anak bercerita. Sebaiknya biarkan hingga anak bercerita sendiri. Pancing dengan pertanyaan yang lebih umum, seperti misalnya bertanya tentang sekolah atau temannya.

7. Jangan Menghakimi

Sebaiknya jangan segera menghakimi jika anak melakukan kesalahan. Tanyakan dulu penyebabnya dan cobalah berpikir positif yang dapat membantu sebagai cara mengenali karakter anak remaja.

8. Gunakan Teknologi

Di masa sekarang tidak ada salahnya untuk menggunakan teknologi gadget sebagai alat komunikasi. Dengan demikian lebih mudah untuk menghubungi anak di mana saja.

9. Pernyataan Positif

Sebaiknya perkatakan yang positif pada anak sebagai salah satu cara mengatasi anak yang sensitif. Sehingga anak lebih nyaman berada di dekat orang tuanya. Perkataan negative akan membuat anak malas bercerita dan cenderung menjauhi orang tua.

10. Berikan Solusi

Cobalah memberi solusi jika anak dalam masalah. Dengan demikian anak akan merasa lebih nyaman untuk mencari solusi melalui orang tuanya. Terutama jika anak mengalami masalah, maka anak akan memilih diskusi dengan orang tua dibanding dengan temannya.

Itulah beberapa cara berkomunikasi dengan anak remaja yang patut untuk dicoba. Pastikan sebagai orang tua memahami dengan jelas apa yang dibutuhkan anak sehingga anak dapat menerima pernyataan dan nasihat orang tua dengan lebih terbuka. Membiasakan anak terbuka pada orang tua tentu akan memberikan efek positif di kemudian hari. Sehingga lebih mudah bagi orang tua untuk memantau anak supaya tidak terlibat dalam pergaulan yang kurang baik.

Sponsors Link
, , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 03rd, May 2018 / 12:23 Oleh :
Kategori : Parenting
Doctors Talk

Kecanduan game & gadget bisa jadi momok bagi ibu, bahkan bisa membuat anak depresi dan bunuh diri, yuk kenali dan jangan lupa subscribe ya.