Sponsors Link

5 Bahaya Kolesterol pada Anak Sebaiknya Dijauhkan

Sponsors Link

Bahaya kolestrol pada anak tidak boleh diremehkan begitu saja. Sebab kolesterol yang menumpuk pada aliran dalam tubuh anak bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit auto imun pada anak. Berikut ini beberapa contoh atau jenis bahaya yang bisa terjadi pada anak karena adanya penumpukan kolesterol di dalam tubuh.

1. Aterosklerosis

Kondisi aterosklerosis mengacu pada terjadinya penyempitan dan penebalan arteri karena adanya penumpukan plak pada dinding arteri dalam tubuh anak. Penumpukan plak tersebut pada dasarnya bisa saja terjadi karena lapisan sel pada dinding arteri atau endothelium mengalami kerusakan sehingga tidak dapat lagi menjalankan fungsi dan perannya dengan baik yaitu dalam menjaga kelancaran aliran darah. Plak yang menyebabkan aterosklerosis ini bisa saja terdiri dari kolesterol yang menumpuk. Plak bisa menimbulkan terjadinya penyumbatan sehingga infeksi darah pada bayi dan anak tidak terhindarkan.

2. Stroke

Saat seorang anak mengalami lumpuh otak pada anak berarti saat itu pula pasokan darah yang menuju otak mengalami gangguan sehingga pasokan darah itu berkurang. Jika otak sampai kekurangan pasokan darah maka jaringan otak akan kekurangan oksigen serta nutrisi. Kondisi ini bisa menyebabkan sel-sel otak mengalami kematian hanya dalam hitungan beberapa menit saja. Sebenarnya penyakit stroke bisa menimbulkan terjadinya kerusakan permanen pada otak atau organ tubuh anak. Stroke yang biasanya terjadi pada orang dewasa atau orang tua kini bisa saja mengancam anak-anak karena banyaknya asupan kolesterol dalam tubuh.

3. Serangan Jantung

Kekurangan pasokan darah tidak hanya bisa terjadi di otak saja. Hal ini juga bisa terjadi pada bahaya gagal jantung pada anak. Pasokan darah bisa berkurang karena adanya penumpukan kolesterol sehingga hal ini menjadi kondisi medis darurat. Saat pasokan darah yang menuju ke organ jantung terhambat karena adanya penumpukan kolesterol maka aliran darah terganggu dan terhambat. Kondisi ini akhirnya akan menghancurkan otot jantung sehingga menimbulkan akibat yang cukup fatal pada anak. Gejala dari serangan jantung bisa dilihat yang antara lain berupa sesak napas, nyeri dada, lemah, pusing, timbulnya perasaan gelisah dan cemas pada anak.

4. Gangguan Sistem Pencernaan

Anak yang memiliki kolesterol tinggi dalam tubuhnya ternyata akan mengalami gangguan pencernaan pada anak. Pada dasarnya terdapat 12 organ pencernaan di dalam tubuh yang dimulai dari organ mulut dan berakhir pada organ anus. Masing-masing organ pencernaan memiliki fungsi dan peran tersendiri. Organ-organ tersebut akan mengubah apa yang telah kita makan menjadi berguna bagi tubuh anak sehingga anak selalu sehat. Namun saat organ pencernaan terganggu maka sistem pencernaan akan berjalan dengan tidak normal sehingga anak akan mengalami beberapa jenis penyakit pencernaan seperti misalnya diare.

5. Kurang Oksigen

Kekurangan oksigen mengacu pada kondisi anoksia atau lebih tepatnya kondisi tubuh mengalami kehabisan oksigen. Kondisi ini tentu saja dapat menyebabkan aneurisma otak pada anak. Sebab seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa otak akan mengalami kerusakan jika sampai mengalami kekurangan oksigen. Akhirnya otak akan mengalami disfungsi sehingga berbagai organ pada tubuh anak juga tidak akan dapat berfungsi dengan baik saat tubuh mengalami kekurangan oksigen. Terkadang anak juga bisa saja mengalami mati rasa pada organ tubuh terutama kaki karena adanya timbunan kolestrol dalam aliran darah.

Bahaya kolesterol pada anak perlu diwaspadai sejak dini. Sebaiknya anak dibiasakan untuk menjalani pola hidup sehat seperti macam-macam olahraga terbaik untuk anak agar tidak sampai memiliki timbunan plak berupa kolesterol dalam tubuhnya.

Sponsors Link
, , , , , , ,
Post Date: Tuesday 30th, October 2018 / 12:56 Oleh :