Sponsors Link

6 Bahaya Keracunan Timbal pada Anak yang Mungkin Terjadi

Sponsors Link

Bahaya keracunan timbal pada anak terjadi karena adanya endapan timbal pada tubuh anak. Bahaya tersebut antara lain sebagai berikut.

ads

1. Gangguan Perkembangan

Keracunan suatu senyawa kimia memang bisa berdampak buruk bagi perkembangan anak. Anak tidak hanya mengalami gangguan perkembangan dalam hal fisik saja namun juga akan mengalami gangguan dalam hal perkembangan otak serta saraf. Saat anak mengalami keracunan timbal maka bisa saja ia mengalami kemunduran daya tahapan perkembangan kognitif anak. Selain itu ia juga akan mengalami gangguan dalam melakukan gerakan. Anak juga beresiko mengalami perkembangan yang terlambat sehingga perkembangannya tersebut terkesan tidak normal seperti teman sebayanya.

2. Gangguan Saraf

Anak juga beresiko mengalami gangguan saraf akibat dari paparan racun timbal. Gangguan saraf akan mengganggu kinerja otak anak sehingga anak akan menjadi sulit berkonsentrasi. Tentu saja kondisi ini akan membutuhkan tips agar anak fokus belajar. Saat saraf otak mendapatkan pengaruh dari racun timbal maka anak akan mengalami penurunan daya kognitif. Tidak hanya itu saja namun gangguan saraf motorik anak juga bisa saja terjadi. Anak akan mengalami kesulitan dalam memadukan gerakan sehingga gerakannya tidak terpadu.

3. Berat Badan Menurun

Bahaya keracunan timbal pada anak akan membuat anak tidak memiliki nafsu makan. Nafsu makan akan semakin berkurang dan anak akan selalu tampak lemas. Dengan adanya beberapa gangguan yang terjadi pada organ lain maka anak akan cenderung ingin beristirahat saja. Ia tidak ingin makan karena memang nafsu makannya menurun. Kondisi ini tentu tidak baik buat anak. Karena nafsu makan yang menurun akan disertai dengan adanya berat badan yang juga menurun. Karena itu dibutuhkan cara meningkatkan nafsu makan anak.

4. Mudah Lelah

Kelelahan yang terjadi pada anak saat keracunan timbal bisa disebabkan karena berbagai gejala lain yang dialaminya. Misalnya saja karena nafsu makan menurun sehingga anak cenderung lemas dan mudah lelah sehingga tidak dapat beraktivitas secara maksimal. Anak juga bisa saja mengalami anemia hemolitik pada anak sehingga kondisinya selalu lesu dan tampak mudah lelah. Ia pun tidak dapat melakukan berbagai gerakan secara optimal termasuk olahraga karena adanya gangguan saraf. Hal inilah yang pada akhirnya membuat tubuh anak semakin hari semakin mudah merasa lelah.

5. Mengalami Kejang

Kejang pada umumnya terjadi karena adanya gangguan pada saraf otak. Saat anak terpapar racun timbal maka racun yang mengalir dalam darah tersebut akan sampai hingga ke saraf otak. Hal ini bisa saja membuat otak tidak dapat bekerja secara maksimal sehingga muncul kemungkinan akan terjadi berbagai hal atau gerakan atau perilaku yang terjadi di luar kesadaran anak. Perilaku ini misalnya saja seperti penyebab kejang pada anak saat demam. Kejang terjadi tanpa disadari oleh anak dan di luar kendali anak.

6. Nyeri Perut

Racun timbal yang masuk ke dalam tubuh anak tidak hanya menyerang otak dan saraf pusat saja. Racun tersebut pada dasarnya bisa diserap oleh darah sehingga beresiko mempengaruhi berbagai macam organ anak termasuk organ pencernaan. Racun timbul yang terpapar oleh anak bisa mengakibatkan timbulnya penyebab diare pada anak. Tidak hanya terasa nyeri saja namun perut anak juga bisa saja mengalami kram. Tentunya rasa nyeri dan kram ini sangat menyiksa anak.

Bahaya keracunan timbal pada anak perlu dipahami sekaligus diwaspadai. Segera periksakan anak ke dokter segera setelah anak terpapar timbal. Sehingga kondisi anak dapat segera pulih.

Sponsors Link
, , , , , , ,
Post Date: Tuesday 20th, November 2018 / 06:03 Oleh :