Sponsors Link

4 Bahaya Infeksi HPV untuk Anak dan Cara Mencegahnya

Sponsors Link

Bahaya infeksi HPV untuk anak atau banyak dikenal juga dengan sebutan Human Papilloma Virus cukup perlu untuk dipertimbangkan. Sehingga ada baiknya berusaha menjaga dan mencegah agar anak tidak memiliki kemungkinan untuk terserang jenis penyakit menular pada anak tersebut. Terutama jika memiliki anak wanita yang lebih rentan terkena efek penyakit tersebut. Karena itu lebih baik jika sejak awal dilakukan pencegahan untuk menghindari infeksi tersebut. Untuk lebih jelasnya simak bahaya infeksi HPV untuk anak berikut ini termasuk cara mencegahnya.

ads

Bahaya

Ada beberapa bahaya infeksi HPV untuk anak, di antaranya sebagai berikut:

1. Penyebab Kanker Serviks

Hingga saat ini virus HPV merupakan virus penyebab utama yang menimbulkan resiko terjadinya serangan kanker serviks. Hal ini terutama pada wanita yang dapat menyebabkan seorang anak mengalami masalah dengan sistem reproduksinya. Sehingga di masa mendatang tentu akan terjadi kesulitan dengan kesehatan reproduksi anak salah satunya dengan mengalami pendarahan atau penyebab menstruasi dini pada anak. Oleh sebab itu jangan sepelekan hal ini dan segera lakukan pengobatan jika terjadi berupa kemoterapi maupun konsumsi berbagai obat medis.

2. Penyebab Penyakit Kutil

Pada anak laki-laki umumnya virus ini dapat menimbulkan resiko serangan penyakit kulit yaitu berupa daging tumbuh atau kutil di tubuh. Walau tidak terlalu berbahaya namun adakalanya hal ini berkembang menjadi faktor resiko kanker kulit.

3. Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Anak dengan resiko terserang virus HPV tentunya akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah. Maka akibatnya anak akan lebih mudah terkena infeksi penyakit lainnya seperti lebih mudah terserang penyakit flu dan infeksi gejala demam pada bayi dan anak lainnya. Oleh sebab itu perhatikan gejala awal anak yang terkena infeksi virus ini supaya dapat segera diobati dan tidak menjalar pada resiko komplikasi penyakit lainnya.

4. Kematian

Pada tahap terakhir saat penyakit sudah menginfeksi seluruh bagian tubuh, tentu keselamatan penderita tidak dapat dipertahankan. Saat imunitas anak melemah tajam dan kemampuan fisik anak menurun drastis, otomatis kemampuan pulihnya juga minim. Di saat ini anak akan sering mengalami penyebab kejang pada saat anak demam hingga hilang kesadaran dan bahkan dapat berujung pada kematian yang berbahaya.

Pencegahan

Jika tidak ingin anak terkena infeksi HPV, sebaiknya upayakan beberapa cara pencegahan yang dirasa optimal. Di antaranya yaitu sebagai berikut:

  • Selalu upayakan untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama yang dimulai dari diri sendiri. Contohnya dengan mengajarkan manfaat mengajarkan anak cuci tangan. Hal seperti ini walau sepele namun membantu menghindarkan anak dari bahaya terkena infeksi.
  • Saat ini sudah tersedia vaksinasi HPV. Oleh sebab itu untuk membantu mencegah resiko terjadinya infeksi, sebaiknya berikan manfaat imunisasi bagi bayi dan anak tersebut apabila memungkinkan. Memang harga yang dibayarkan untuk vaksin HPV ini cukup tinggi. Namun harga yang dibayarkan tentu sebanding dengan usaha untuk mencegah resikonya daripada jika terinfeksi. Karena penyakit ini sangat mungkin menimbulkan kematian.
  • Berikan menu makanan sumber energi untuk anak yang baik dan mendukung pertumbuhan serta gizi anak yang maksimal. Jika gizi yang diterima lebih optimal, maka kemungkinan terserang infeksi berbagai macam virus tentu dapat dihindarkan. Sehingga anak tetap sehat dan jauh dari resiko bahaya penyakit mematikan akibat virus HPV.

Demikian beberapa bahaya infeksi HPV untuk anak termasuk cara pencegahannya yang paling optimal. Dengan berusaha mencegah tentu akan lebih efektif dibanding berusaha mengobati. Sehingga resiko anak tertular lebih kecil serta tumbuh kembang dan keselamatan anak juga tidak terganggu.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Tuesday 15th, May 2018 / 06:03 Oleh :
Doctors Talk

Kecanduan game & gadget bisa jadi momok bagi ibu, bahkan bisa membuat anak depresi dan bunuh diri, yuk kenali dan jangan lupa subscribe ya.