Sponsors Link

7 Bahaya Anoreksia pada Anak Paling Fatal

Sponsors Link

Tubuh yang terlalu kurus bisa jadi mendatangkan bahaya anoreksia pada anak. Oleh sebab itu sebaiknya perhatikan asupan makanan anak dan hindari kekurangan zat gizi penting untuk tumbuh kembang anak pada masa pertumbuhan. Karena masa pertumbuhan ini merupakan masa yang paling penting untuk pembentukan organ tubuh anak. Sehingga sebaiknya selalu berikan cukup gizi yang dapat membantu menunjang tumbuh kembang anak secara fisik. Jika penasaran dengan sindrom anoreksia, ada baiknya memahami bahaya anoreksia pada anak berikut ini. Sehingga resiko bahaya tersebut dapat dihindarkan.

ads

1. Kurang Gizi

Bahaya paling utama yang mungkin terjadi yaitu kekurangan gizi penting untuk anak. Apalagi anak di masa pertumbuhan butuh cukup vitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menghindari infeksi penyakit. Jika tubuh anak kurang gizi, maka akibatnya anak bisa mengalami penyebab anak mudah sakit atau gampang tertular penyakit. Akhirnya kesehatan anak sering naik turun dan tidak maksimal.

2. Berat Badan Kurang

Bahaya selanjutnya bisa jadi anak memiliki berat badan yang kurang atau jauh dari cukup. Jika demikian maka pertumbuhan anak menjadi terganggu. Karena itu sediakan menu yang bergizi tinggi untuk anak dengan kondisi psikologi demikian. Tujuannya agar anak sekalipun hanya makan sedikit porsi namun mendapatkan kecukupan jenis gizi untuk tumbuh kembang anak yang diperlukan.

3. Pertumbuhan Tidak Optimal

Akibat lain dari bahaya anoreksia pada anak yaitu kemungkinan terjadi pertumbuhan yang tidak optimal. misalnya pertumbuhan tulang yang terhambat. Atau gerak motorik dan respon anak yang terlambat. hal sepele seperti demikian dapat membuat perkembangan anak menjadi terbelakang dan tidak seperti anak normal pada umumnya.

4. Berkurangnya Motorik

Anoreksia juga dapat membuat motorik anak mengalami keterlambatan dan penurunan. Hal ini karena sistem saraf tidak mendapat cukup asupan vitamin dan mineral untuk memaksimalkan respon dari otak menuju otot dan saraf. Oleh sebab itu sangat penting memperhatikan menu makanan untuk pertumbuhan tinggi anak yang mengandung gizi tinggi. Sehingga bahaya anoreksia semacam ini dapat dihindari secara tidak langsung.

5. Fungsi Otak Tidak Maksimal

Kondisi anoreksia bisa membuat pertumbuhan otak dan daya ingat anak menjadi tidak maksimal. Karena dalam hal ini otak tidak mendapat cukup nutrisi yang dibutuhkan untuk memaksimalkan daya pikir. Karena itu sebisa mungkin hindari kondisi stres pada anak tersebut. Supaya otak tetap berfungsi optimal dan dapat merangsang sel saraf dan pertumbuhannya dengan tepat.

6. Tidak Berenergi

Anoreksia juga dapat membawa bahaya kekurangan sejumlah makanan sumber energi untuk anak yang dibutuhkan untuk aktivitas anak. Akibatnya anak bisa saja menjadi lemas dan kurang tenaga. Sehingga aktivitas hariannya terganggu, mudah capek dan bahkan beresiko gampang sakit. Karena itu anak dengan kecenderungan sindrom ini harus segera dibawa ke dokter.

7. Prestasi Menurun

Bahaya anoreksia juga dapat membuat prestasi belajar anak menjadi tidak optimal. Sehingga anak tertinggal di kelas dan susah memahami ajaran di sekolah. Oleh sebab itu selalu dukung pertumbuhan anak dengan multi vitamin, agar hal ini tidak perlu terjadi.

Itulah beberapa bahaya anoreksia pada anak yang sebaiknya dihindari. Sebisa mungkin tanamkan dalam diri anak bahwa mengkonsumsi makanan sumber lemak terbaik untuk anak bukanlah kesalahan. Tidak perlu takut makan berbagai jenis makanan. Karena anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Anak-anak butuh banyak vitamin dan mineral untuk pertumbuhan, sementara orang dewasa sudah tidak banyak membutuhkan hal tersebut. Dengan pemahaman yang benar, tentu resiko mengalami bahaya anoreksia tadi dapat dihindari.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 11th, May 2018 / 22:14 Oleh :
Kategori : Anoreksia